DISCLAIMER

DISCLAIMER




Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Semua keputusan menjadi tanggung jawab anda masing-masing. Berhati-hatilah dalam investasi dipasar modal. Pelajari terlebih dahulu segala resikonya sebelum mengambil keputusan, apabila salah bisa menimbulkan kerugian.




Kamis, 05 September 2013

Rich trader review 05-09-13 Commodity

Commodity. IHSG closing minus 22,5 poin asing masih net sell Rp 147 M dengan value transaksi harian sebesar rp 4,6 T. Jika diamati market lebih banyak posisi trading dibanding buy and hold, ini semua karena pelaku pasar masih melihat sikon yang belum pasti. Permainan hanya pendek-pendek, belum ada akumulasi saham bc yang signifikan.

Hasil dari watch saham kemarin ANTM dan MEDC memberikan gain yang fantastis, sementara KRAS justru mngalami minor koreksi. Tetap aja selama rupiah masih melemah, saham-saham commodity secara umum masih akan diuntungkan. Secara TA ada potensi minor koreksi pada saham-saham commodity. Penurunan ini bisa digunakan untuk entry poin dengan syarat rupiah masih belum ada sinyal menguat. Watch besok BOW commodity sector serta bc yang akan dipakai untuk balancing, tentu tidak semua bc yaaaa. Harus dicermati beberapa, semisal TLKM, BMRI dan BBCA.

Cermati Dow dan Eropa serta commodity dan perkembangan politik di Syria. Tetap disiplin dengan trading plan dan money management.

Save trade and happy profit.

Rabu, 04 September 2013

Rich trader review 04-09-13 Terulang lagi deh

Terulang lagi deh. IHSG closing minus 90,5 poin asing masih tetep belum mau berubah pendiriannya mau market nai atau turun dia-nya net sell terus ( net sell Rp 196 M). Memang nggak besar sih tapi kalo tiap hari rata-rata 200 M, seminggu sudah rp 1T, ini yang membuat rupiah semakin melemah terus. Transaksi harian tercatat sebesar Rp 4,1 T.

Kemarin garis besarnya sudah saya ulas, saham-saham commodity secara umum masih akan menarik. Faktor ini juga yang membuat saham-saham grup B7 tiba-tiba mengalami kebangkitan, rata-rata juga berbasis commodity seperti BUMI, ENRG, BORN, BRMS, dan BRAU. Saham yang masuk dalam watch kemarin BIPI dan KRAS juga masih boleh ditengah-tengah IHSG yang rontok –2,17% mereka termasuk yang not bad. Strategy buy on dip dan sell on strength masih ampuh asal sesuai syarat yang pernah saya posting sebelumnya. Watch besok diantarnya KRAS, ANTM dan MEDC.

Ambil peluang dari pelemahan rupiah, ada sektor-sektor yang masih diuntungkan. Cermati Eropa, Dow dan commodity. Tetap disiplin dengan trading plan dan money management.

Save trade and happy profit.

Selasa, 03 September 2013

Rich trader review 03-09-13 Bounce lagi?

Bounce lagi? IHSG closing plus 63 poin asing net sell tipis Rp 126 M saja, dengan value transaksi harian sebesar Rp 4,1 T. Banyak yang galau, tapi ada juga yang ceria, saat market volatile begini. Banyak juga yang sekedar main copet-copet aja.

Pelemahan rupiah masih menguntungkan emiten dengan earning USD, salah satunya CPO sector masih menikmati bull rallynya. Bahkan coal sector seperti INDY berhasil auto reject atas. Strategy contrarian kadang bisa juga memberikan gain yang bagus dalam sikon seperti ini. IHSG turun beli, naik jual atau beli saham yang lagi turun tapi trend-nya naik, dan ketika naik justru sell on strength. Watch besok: SMCB, BIPI dan KRAS, tetap pantau trend market terlebih dahulu.

Sore tadi ada info kalo sikon di Syria memanas, terdeteksi 2 rudal sudah melintas di daerah tersebut yang dilaporkan oleh stasiun radar Rusia. Bener-nggaknya saya juga nggak tahu, perlu cross cek lebih lanjut. Kalo sikon memanas, oil dan gold bisa kembali naik. Cermati Dow, Eropa dan commodity. Tetap disiplin dengan trading plan dan money management.

Save trade and happy pofit.

Senin, 02 September 2013

Rich trader review 02-09-13 Terpukul oleh data

Terpukul oleh data. IHSG closing minus 93,8 poin asing kembali net sell Rp 273 M seteah sehari sebelumnya sempat net buy. Value transaksi harian tercatat sebesar Rp 4,5 T. Seperti yang sudah saya warning pada posting kemarin meski secara TA bagus tapi itu tidak mutlak harus naik.

Angka inflasi yang diumumkan oleh BPS 1,12% vs 1,23% (expected) dan + 8,79% yoy vs +8,94 % (expected). Trade deficit juga melebar U$ 2,3b in july. PMI juga turun di bawah 50 yang mengindikasikan perlambatan ekonomi. Semua sentimen masih negatif, ditambah lagi Rupiah yang masih melemah. Cermati saham-saham yang mempunyai earning dalam U$ seperti sektor commodity. Watch: ADRO.LSIP,ANTM, AALI dan HRUM. Market memang volatile untuk trading harus mencermati perkembangan yang sedang terjadi dan meresponnya dengan cepat.

Dow malam ini libur, Eropa naik diatas 1% yang dipicu oleh data ekonomi German dan UK yang cukup bagus. Cermati oil dan gold yang masih dipengaruhi oleh situasi di Syria yang memanas. Tetap disipli dengan trading plan dan money management.

Save trade and happy profit.

Minggu, 01 September 2013

Rich trader review 30-08-13 Melanjutkan momentum.

Melanjutkan momentum. IHSG closing plus 91,5  poin setara 2,23% asing untuk pertama kalinya kembali net buy cukup besar Rp 357 M setelah lebih dari seminggu mereka net sell. Value transaksi harian sebesar Rp 6,2 T. Secara TA IHSG kembali uptrend untuk short-term, tapi tetap perlu waspada karena ada data-data yang masih ditunggu oleh pelaku pasar.

Besok Senin akan diumumkan besaran angka inflasi oleh BPS, ini akan memberikan gambaran tentang laju inflasi tahunan dalam kaitannya degan BI rate. Apakah BI rate sudah cukup berhenti disini atau masih berpotensi naik dalam 1-2 bulan kedepan. Secara TA beberapa saham mulai confirm sinyal reversal dan sama persis dengan pergerakan  IHSG yang sudah naik 3 hari berturut-turut. Kenaikan ini akan berlanjut jika inflasi besok berhasil diredam. Ini jika hanya melihat dari internal saja. Asing kembali akumulasi di beberapa saham bc diantaranya: BMRI, PGAS, UNVR dan AALI. Watch besok: PGAS, BMTR dan CPO sector. Resist IHSG akan mencoba kejar 2 gap diatas 4310 dan 4568, terdekat di 4259. Sekali lagi semuanya itu tidak mutlak, tetap harus cermati respon market terlebih dahulu.

Eropa dan Dow closing di zona merah, ini perlu menjadi perhatian. Jika Asia merespon pergerakan hari Jumat, bisa jadi akan tertekan kembali. Oil dan gold kembali terkoreksi, gold di bawah U$ 1400 kembali dan oil di U$ 107/barrel. Tetap disiplin dengan trading plan dan money management.

Save trade and happy profit.