DISCLAIMER

DISCLAIMER




Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Semua keputusan menjadi tanggung jawab anda masing-masing. Berhati-hatilah dalam investasi dipasar modal. Pelajari terlebih dahulu segala resikonya sebelum mengambil keputusan, apabila salah bisa menimbulkan kerugian.




Rabu, 14 Desember 2011

Rich trader review 14-12-11 Testing support again?

Testing support again? IHSG closing minus 11,9 poin  kalau cuman dilihat dari minusnya sih wajar aja, net sell asing juga kecil sekitar Rp 16 M aja nothing to worry. Tapi saya mencoba melihat dari sisi yang berbeda (think out of the box) Net buy asing terbanyak di semen sector, sementar lima besar net sell ada di ASII dan coal sector. Saya agak khawatir kalau penurunan yang dalam terjadi pada ASII, sebagian teman memang bilang itu hal yang wajar setelah ASII naik banyak. Pandangan tersebut memang ada benarnya, yang saya khawatirkan lebih ke efek psychology market di combine dengan TA yang sedang terjadi. Sepertinya ada agenda tertentu dari market yang pergerakannya secara siklus akan ada perbedaan.

Agenda apa, terus terang saya tidak tahu yang saya tahu sebaiknya waspada, pegang posisi cash lebih banyak. Saya pribadi berharap nanti malam Dow bisa closing + diatas 100 poin, yang tentunya akan membawa angin segar bagi IHSG. Di satu sisi tetap waspada terhadap koreksi yang mungkin  terjadi, market bisa aja berbalik arah dengan tiba-tiba kalau misalnya nanti malam ada kebijakan baru yang akan di umumkan.

Coba cermati JPFA untuk sekedar melatih insting, saham tersebut belum pasti akan jalan jika yang diberikan adalah false signal. Jawabannya akan terbukti besok sampai beberapa hari ke depan.

Cermati closing dari Eropa, Dow dn oil serta gold.

Save trade and happy profit.

Selasa, 13 Desember 2011

Rich trader review 13-12-11 Masih dalam flat channel

Masih dalam flat channel, IHSG closing minus 28 poin. Seperti posting kemarin aksi switching asing masih berlangsung hari ini  kembali net sell Rp 273 M. Sektor property, semen, konstruksi dan jalan tol masih melanjutkan rally-nya sedangkan banking sector masih tertekan.

IHSG ditopang oleh ASII dan SMGR, sementara TLKM, BBNI dan GGRM justru berkontribusi menekan indeks. Value transaksi sekitar Rp 3 T yang bisa dikatakan masih di bawah normal. Secara umum belum ada perkembangan baru, masih mengacu ke Eropa dan Dow.

Naik turunnya IHSG masih dalam flat channelnya, yang perlu diperhatikan adalah titik resist dan support terutama 3800  dan 3850 untuk IHSG, serta 12300 untuk Dow. Harga oil di bawh U$ 100 dan gold dibawah U$ 1700 mengindikasikan adanya kebimbangan di market. Tentu saja di balik penurunan tersebut mempunyai cerita tersendiri.

Secara khusus tidak ada saham yang special boleh cermati AKRA dan JPFA, serta GJTL. Hanya saja perluhati-hati saat volume yang bermain tipis alias dibawah normal.

Cermati Eropa dan DOW, serta pergerakan commodity price.

Save trade and happy profit.

Senin, 12 Desember 2011

Rich trader review 12-12-11 IHSG sekali lagi gagal break 3800

IHSG sekali lagi gagal break 3800, closing plus 32 poin yang menarik asing net buy Rp 384 M setelah sehari sebelumnya net sell Rp 203 M. Terlihat jelas asing masih switching dari satu saham ke saham yang lain. Isue tentang UU pembebasan lahan menjadi trigger untuk property, konstruksi dan operatol jalan tol. Ketiga sector tersebut hari ni mengalami kenaikan yang sangat signifikan juga sector semen.

Faktor negatif masih mengenai kekhawatiran dari Eropa yang membuat DF minus dalam dan direspon negatif oleh pelaku pasar. Kenaikan IHSG belum bisa dikatakan bullish selama flat channel tidak di tembus.

Saat artikel ini ditulis Eropa masih minus diatas 1%, yang perlu menjadi perhatian adalah harga oil dan gold yang turun cukup signifikan cemati closing dari masing-masing market. Selama market dalam flat channel strategi hit and run lebih cocok untuk diterapkan dan pola-pola jangka pendek sesuai dengan kondisinya.

Untuk besok tidak ada saham secara khusus, cermati yang lagi volatile dan tetap disiplin dengan trading plan.

Save trade and happy profit.

Minggu, 11 Desember 2011

Rich trader review 09-12-11 IHSG kembali ditekan

IHSG kembali ditekan, closing minus 22 poin asing net sell Rp 203 M. Masih belum ada perkembangan lebih lanjut. Eropa maupun Dow berhasil naik diatas 1%, sementara itu trader masih mencermati respon market terhadapa hasil KTT Eropa. Ada poin-poin yang disetujui dan ada yang tidak, respon market  akan mulai terlihat pada minggu ini.

Untuk internal IHSG memang belum ada perubahan yang signifikan selama IHSG belum berhasil keluar dari sideway area-nya. Saham-saham bc hanya bergerak naik maupun turun dalam trading range flat channel-nya. Asingpun juga masih ragu-ragu terlihat dari netbuy-dan sell-nya yang secara akumulatif hampir sama dalam hari-hari terakhir. Bisa diartikan mereka hanya melakukan switching dari 1 portofolio ke portofolio yang lain.

Harga oil dan gold juga masih dalam flat channel. Cermati sahm-saham kecil yang mungkin bergerak dan saham-saham yang sudah berada di oversold area. Berita dibukanya lalulintas sungai Mahakam bisa jadi trigger untuk kenaikan saham- saham coal seperti HRUM dan ITMG, benar tidaknya perlu di cek lagi.

Save trade and happy profit.

Kamis, 08 Desember 2011

Rich trader review 08-12-11 Mengecoh lagi?

Mengecoh lagi? Seperti yang saya posting kemarin, apakah ini merupakan sinyal entry? Secara TA bisa dijawab iya, tapi dari sisi value yang kecil bisa membuat sinyal entry tersebut berkurang keakuratannya.
Hari ini value transaksi kembali kecil sekitar Rp 2,1 T IHSG closing minus 11 poin faktor positifnya asing masih net buy sekitar Rp 181 M.

Selama saham-saham bc diam, maka yang rama saham kecil kembali seperti MYOH yang ar kembali. Sepinya market masih menunggu hasil KTT Eropa selama 2 hari (Kamis dan Jumat). Saham-saham yang mungkin jalan selagi menunggu hasil keputusan adalah saham-saham yang kurang likuid dan saham-saham kecil. Coba cermati BDMN, EMTK, MAPI dan TSPC serta EKAD.

Besok adalah Jumat, seperti biasa secara  psychology trader akan cenderung memegang cash dengan kata lain profit taking, kecuali ada sentimen positif yang cukup besar sehingga para trader lebih memilih memegang saham daripada cash.

Saat artikel ini ditulis Eropa masih plus tipis, Dow belum buka harga oil dan gold masih sideways. Hari ini BI mengumumkan BI rate tetap 6%, semoga bisa menjadi triger untuk banking dan property sector minggu depan.

Save trade and happy profit.