DISCLAIMER

DISCLAIMER




Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Semua keputusan menjadi tanggung jawab anda masing-masing. Berhati-hatilah dalam investasi dipasar modal. Pelajari terlebih dahulu segala resikonya sebelum mengambil keputusan, apabila salah bisa menimbulkan kerugian.




Kamis, 30 Juni 2011

Rich trader review 30-06-01 IHSG break all time high,

IHSG break all time high, akhirnya dengan kompak saham-saham bc naik bersamaan yang membuat IHSG mencetak rekor tertinggi baru. Value transaksi cukup besar sekitar Rp 5,4 T yang di kawal dengan penguatan rupiah ke level Rp 8575 kembali. IHSG closing plus 58 poin di 3.888 angka yang cantik, sejalan dengan bursa di Asia yang juga naik diatas 1%. Net buy asing sangat besar sekitar Rp 988 M, kalau melihat kondisi seperti ini rasanya market cukup confidence, walaupun profit taking tetap terbuka. Hal ini karena asing sudah net buy hampir 2 minggu terakhir.

Market Eropa naik diatas 1%, juga opening dari Dow yang naik diatas 0,5%. Harga oil kembali mencoba break resisten di U$ 95 yang disertai kenaikan dari harga commodity lainnya. Alasan-alasan soal kekhawatiran ekonomi untuk sementara seperti diabaikan oleh market.

Kenaikan di dukung oleh BMRI, UNTR, INDF. Asing net buy hampir 200 M di BMRI, 120-an di UNTR dan 110 di INDF, belum termasuk di saham bc lainnya. Akankah dominasi asing ini bisa mengalahkan aksi profit taking yang biasanya terjadi di hari Jumat esok pagi? Biasanya juga akan ada pengumuman angka inflasi oleh BPS. Kita lihat saja permainan apa yang terjadi di market. Secara umum banyak sinyal beli yang muncul, hanya kita saja yang harus pandai-pandai memilih sahamnya.

Saham-saham yang di cermati:

BBCA
: mencoba untuk membuat rekor harga baru, stoc, william masih uptrend,  disertai volume yang besar.
Support: 7550...7400
Resist: 7900...8150

HEXA: stoc, rsi uptrend, didukung oleh volume yang besar
Support: 6750...6600
Resist: 7000.....7100

LSIP
: stoc golden cross, rsi masih uptrend, volume masih di bawah rata-rata
Support: 2275
Resist: 2350....2400

Watch: AALI, ASRI, BBCA, BDMN, CFIN,CTRA, HRUM, ROTI, SMCB, TBLA

Save trade and happy profit.

Rabu, 29 Juni 2011

Rich trader review 28-06-11 Menjelang libur pelaku pasar wait and see,

Menjelang libur pelaku pasar wait and see,  IHSG closing plus 16 poin transaksi masih kecil yang menarik asing beberapa hari terakhir selalu membukukan net buy. Pada selasa ini net buy  lagi sebesar Rp 185 M. Kenaikan IHSG ditopang oleh CPIN yang dimotori net buy oleh beberapa sekuritas asing, saham bc lainnya masih side ways.

BUMI masih ditekan oleh satu sekuritas asing, sementara masih berhasil close di support kuat 3000 rupiah. Rumornya BUMI butuh likuiditas untuk pembayaran hutang jatuh tempo-nya ke CIC. Saham-saham kecil dengan nominal harga di bawah 1000 rupiah masih tampak atraktif, rupiah melemah ke level 8620. Rumor window dressing sepertinya mampu menahan penurunan beberapa saham BC.

Situasi sementara pada hari Rabu , Market Asia masih mix dengan kecenderungan menguat. Saat artikel ini ditulis Eropa rata-rata plus diatas 1,5% dipicu oleh keputusan Yunani yang menyetujui penghematan belanja negaranya. Selain itu kisruh di IMF tampaknya mulai ada titik terang dengan terpilihnya Lagarde sebagai bos IMF yang selama ini masih kosong. Lagarde merupakan wanita pertama yang berhasil duduk sebagai kepala di IMF. Dow juga di buka naik merespon dari keputusan Yunani, tinggal lihat closing dari marketnya aja. Oil kembali naik menyentuh titik resistnya di level U$ 95, yang diikuti rebound oleh harga commodity lainnya.

Seandainya kenaikan Dow dan Eropa dapat bertahan hingga closing dan Asia besok pagi merespon positif. Kita boleh berharap dengan IHSG. Indeks akan kuat kalau kenaikan didukung oleh saham-saham bc dengan volume yang signifikan. Bukan seperti beberapa hari terakhir dimana value transaksi merosot tajam.

Saham -saham yang perlu dicermati masih saya tampilkan yang kategori saham kecil:

CFIN: macd golden cross, rsi uptrend, volume sangat besar
Support: 650...630
Resist: 710...730...760

MASA: stoc , rsi uptrend, volume increase
Support: 540...520
Resist: 580....600

SIPD: stoc, william uptrend, volume mulai muncul
Support: 65...63
Resist: 69...72

Watch: lainnya HRUM, PNLF,CMNP

Save trade and happy profit

Senin, 27 Juni 2011

Rich trader review 27-06-11 Transaksi masih sepi,

Transaksi masih sepi, IHSG closing minus 35 poin value transaksi kecil sekali asing sekali lagi masih net buy Rp 115 M. Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp 8620/U$. Saham-saham kecil masih bermain seperti MICE, TURI dan PYFA. Saham BC rata-rata sideways dan cenderung diam.

Saat artikel ini ditulis Eropa masih minus tipis, demikian juga dengan Dow yang minus tipis. Commodity pada umumnya turun, sejalan dengan penurunan oil price. Sepertinya saham-saham bc akan bermain kembali saat Dow naik cukup signifikan. Sebaliknya saham-saham kecil yang akan menghiasi running trade.

Beberapa saham kecil yang perlu dicermati:

ADMG: stoc, william uptrend
Support; 560...530
Resist: 630...670

ASGR: stoc, rsi uptrend, volume masih kecil
Support: 960...940
Resist: 1020...1050

TURI: stoc, william uptrend, volume sukup besar.
Support: 600...590
Resist: 630....650...700

Lainnya: BYAN, HRUM, ROTI, TBLA, MASA. Hati-hati saham-saham diatas termasuk kategori volatile. Beli hanya dengan konfirmasi.

Save trade and happy profit.

Minggu, 26 Juni 2011

Rich trader review 24-06-11 Ditengah medan pertempuran

Ditengah medan pertempuran, IHSG closing plus 24,9 poin asing net buy lagi sebesar Rp 351 M. IHSG sejalan dengan bursa Shanghai yang naik 2,14 % demikian juga dengan bursa Asia lainnya. Closing dari Eropa mix plus minus 0,5% sedangkan Dow mengalami penurunan break support di 11934. Penurunan semalam dipicu alasan klasik yaitu penurunan dari spending Amerika serta slowdown manufacturing. Kekhawatiran dari Eropa mengenai hutang Italy yang bermasalah, sementara hutang Yunani mulai menemukan titik terangnya. Jika diperhatikan reason-reason selama 3 minggu terakhir yang membuat market maker baik naik maupun turun secara logika kurang logis. Kalau market mau turun biasanya yang beredar mengenai ketakutan akan hutang terutama dari Eropa seperti hutang dari Portugal, Iceland, Italy, Greek, dan Spain. Dari Asia biasanya tentang China yang menaikan suku bunga acuan maupun GWM-nya, dari Amerika mengenai slowdown dari manufacturing, spending, unemployment, home sales, jobless, dan comment dari The Fed. Sebaliknya saat market naik biasanya di drive oleh news recovery economic yang on track. Saya merasa market memang lagi ada yang memainkan, terutama mengenai psycology  dari market itu sendiri. Analisa technical untuk beberapa saham berjalan dengan tipe contrarian, saat muncul sinyal beli besoknya harga malah dibawa turun kadang sampai memaksa orang untuk cut loss, demikian juga sebaliknya.

Kondisi internal IHSG sendiri cukup bagus dengan net buy beberapa hari yang cukup signifikan, hanya seperti yang saya tulis dalam posting kemarin, nilai tukar rupiah yang agak melemah. Kondisi yang perlu diwaspadai adalah kalau Dow masih melanjutkan trend turunnya, apakah IHSG masih bisa bertahan? Kurang lebih saya akan memakai strategi seperti yang sudah saya jelaskan di posting kemarin. Bagi para pembaca sekalian tentunya juga sudah punya trading plan-nya masing-masing, sehingga kita tahu apa yang harus kita lakukan untuk antisipasi dari gerakan market. Melakukan trading tanpa menyiapkan trading plan sama saja dengan membuang uang alias kerugian di depan mata. Tentunya bukan ini tujuan dari trading atau investasi kita kan........?

Saham-saham yang dicermati buat besok:

TURI: stock pick ini memang tidak saya posting di blog, hanya saya kirimkan kepada beberapa rekan saja melalui YM, hal ini karena saya menemukannya pagi hari, sedangkan posting saya malam hari sebelumnya. Saya melihat ada gerakan yang mencurigakan dan akhirnya terbukti. Lumayan kenaikannya ditengah-tengah kondisi market yang tidak menentu. Saham ini ada potensi profit taking, sebaiknya pasang stop loss ketat.

ANTM: ada potensi naik, macd golden cross, rsi uptrend, vol naik. Bermain saham ini juga perlu cermati harga commoditynya.
Support: 2075....20000
Resist: 2175....2275

GJTL: macd golden cross, william uptrend, vol average
Support: 2950...2875
Resist: 3150...3275

KLBF: stoc, william uptrend, vol average
Support: 3400...3350
Resist: 3525...3600

UNVR: stoc, rsi uptrend, vol increase
Support: 15100....14900
Resist: 15450...15700

NB: Saham-saham diatas kadang gerakannya berlawanan dengan saham-saham BC. Cermati terlebih dahulu arah market sebelum melakukan eksekusi.

Save trade and happy profit.

Kamis, 23 Juni 2011

Rich trader review 23-06-11 IHSG closing plus 1 poin

IHSG closing plus 1 poin, ditengah ketidakpastian market. Asing selama tiga hari terakhir belanja cukup besar sekitar Rp 1,3T. Hal ini membuat beberapa pelaku pasar cukup yakin kalau mereka lagi masuk periode akumulasi. Saham-saham BC menjadi buruan mereka, sementara beberapa saham kecil dengan FA bagus masih naik tanpa batas yang sulit diprediksi. Hari ini asing net buy sekitar Rp 289 M yang agak aneh nilai tukar melemah dikisaran Rp 8600-an.

Saat artikel ini ditulis market Eropa rata-rata minus 2% yang dipicu oleh data pertumbuhan di sektor private-nya yang turun cukup tajam. Hal ini sepertinya sejalan dengan PMI China yang slowdown di bulan Juni. Di Bursa Amerika juga mengalami penurunan yang mrespon kondisi di Asia dan Eropa, selain data pengangguran dalam negeri yang naik diatas perkiraan analis.

Prediksi sementara ini, jika Eropa dan Amerika closing seperti sekarang. Maka dikhawatirkan akan direspon negatif oleh market Asia. IHSG sedikit banyak akan terseret juga oleh kondisi ini yang idak terlepas dari pengaruh global. Sebaliknya kalau dari prediksi internal IHSG, data yang bisa dikategorikan asing selama tiga hari terakhir membukukan net buy yang cukup besar. Beberapa pertimbangan yang ada diantaranya PER beberapa saham BC yang dikategorikan masih murah seperti ASII, BBRI,BMRI. Selain harapan peringkat Indonesia akan naik menjadi investment grade, yang bisa jadi memicu mereka untuk curi start lebih awal. Alasan lainnya FA ekonomi kita yang masih termasuk salah satu yang cukup bagus dibanding negara-negara berkembang lainnya.

Pertanyaannya kalau mereka habis belanja yang cukup besar, apa iya mereka akan membiarkan sahamnya turun dalam waktu sekejab? Sepertinya ritel juga belum terlalu banyak belanja beberapa hari terakhir ini. Jadi ada beberapa skenario yang mungkin terjadi.

Skenario pertama bisa saja IHSG turun cukup dalam tapi dengan volume kecil dan posisi asing net buy cukup besar. Kalau ini yang terjadi sepertinya untuk sementara waktu masih "relatif aman" sambil melihat sikon selanjutnya. Skenario kedua IHSG turun dalam dengan volume besar dan asing net sell cukup besar, disertai pelemahan rupiah. Kalau ini yang terjadi sebaiknya kita berhati-hati, karena bisa saja kondisi lebih memburuk. Action apa yang akan kita ambil, semuanya kembali lagi pada trading plan masing-masing orang yang berbeda-beda tujuan investasi, time frame waktunya maupun resiko yang bisa ditanggungnya.

Penurunan kemungkinan dimotori oleh saham-saham commodity yang merespon penurunan dari harga oil internasional. Cermati saham-saham metal, coal dan cpo sector. Prediksi saham untuk besok tidak saya tampilkan, supaya lebih fokus pada arah pergerakan market terlebih dahulu. Saham-saham kecil biasanya tetap mencuri perhatian. Akhir kata semuanya kembali pada sikon market, kita hanya bisa memprediksi mana yang akan terjadi. Seperi pepatah lama Mr Market always right.

Save trade and happy profit.